Bibliometric : Standar Baru dalam Penulisan Karya Ilmiah ? Tidak ada seorang pun yang bisa membayangkan bahwa disruptive ekonomi akhirnya menghampiri “tahta” dunia pendidikan yang selama ini cenderung regulative dan sedikit “arogan”. Kebenaran mutlak ilmiah hanya ada dalam lembaga-lembaga pendidikan yang establish. Stakeholders di luar Lembaga-lembaga tersebut, nyaris tidak berdaya. Selama lima tahun terakhir ini, perlahan tetap pasti perubahan yang distruptif tersebut semakin nyata. Apalagi dengan adanya turbulensi pandemic Covid 19. Perubahan yang tadinya hanya berkutat pada alat statistic seperti SPSS, eView, AMOS, dan Lisrel, sekedar menyebut contoh, meningkat lagi. Peningkatan ini terjadi pada aplikasi uji kemiripan (similarity test), misalnya dengan Uji Turnitin, kemudian cara mengutip nama pengarang dan penulisan daftar pustaka, misalnya dengan menggunakan aplikasi Mendeley. Sehingga cara dan metode penulisan karya ilmiah mengalami perubahan total. Tuntutan adanya digital ...